Borobudur - Dieng

Halo dunia! Salam dari Pojokan Kamar Banguntapan. Udah ngapain aja selama liburan? Ayo jalan-jalan ke Borobudur dan Dieng!

Borobudur at dawn

Udah pernah deh kan lihat foto Borobudur diantara kabut kayak gitu? Banyak, di internet. Tapi itu aku potret sendiri, dan aku bisa menikmati sendiri dengan mata telanjang ini ketika sinar matahari dikit-dikit menyinari permukaan Borobudur. Terimakasih Puthuk Setumbu, buat ceritanya. 

It was Friday, 24th January 2014


Kesanalah, dan nonton ini. Kita (aku dan dua teman yang membuat saya selalu menjadi bagian dari trio) berangkat dari Jogja jam 3.00 dinihari, pada nginep rumahku yeaaah. Kita berangkat dari rumah langsung ke Magelang, haha. Sampai sana subuh, yah aku nggak mau menceritakan bagian nyasarnya! Pokoknya ya, ke arah Borobudur aja terus cari direksi ke arah Hotel Manohara. Setelah bertemu pintu Hotel Manohara, jangan masuk ya tapi lurus terus, sampai bertemu perempatan pertama nanti ambil kanan ya. Lurus terus aja ikutin jalan, agak jauh emang. Akan jarang menemui petunjuk disitu, tapi kalau mau bayar sih ada tukang ojek yang nawarin jasa anter 20-25ribu. Tapi kalau nggak mau, ya udah kayak yang diatas tadi itu aja pokoknya ya. Nanti parkir, dan langsung bisa naik ke bukitnya. Kalau beruntung sih pas naik nggak kena loket bayar, tapi kalau kena yaudah sih bayar 15.000 doang kok buat turis lokal. Dan taraaaa, itulah foto yang kudapatkan dari menikmati sunrise nonton Borobudur. Really touching.....
Terimakasih buat teman yang ini mau saya ajak nyasar dan rempong
 naik bukit segala buat sunrise

Habis darisana, kita turun bukit dan jalan lagi. Where's the next? Wonosobo! Dieng! Hore, kita menuju kesana dan berangkat meninggalkan kawasan Borobudur jam 7.00 gitu, berangkat. And yes Ipin took me there cause I was tired and Indor felt sleepy at the back of the car. Dia tidur, dan aku menikmati bekal yang bunda bawakan buat kami berupa kopi teh dan roti tawar yeay. Hebat, cukup jauh Ipin membawa kami dan Indor tidur di belakang. Dari arah Magelang menuju ke Wonosobo sih tidak terlalu sulit soalnya  banyak petunjuk disana, cuma ya jalannya emang jelek parah sih banyak lubang dan banyak truck yang lewat.

Kita sampai di Dieng setelah naik turun gitu sekitar jam 10.00 dan tetap belum sarapan. Cuma mampir beli gorengan, itupun dingin dna alot dan blas ga anget mana minyakan eneh, haha. Mau masuk objek wisata, nanggung kan akhirnya kita tidur dulu di mobil dan parkir deket masjid sambil nunggu jumatan (karena ini Jumat). Lalu setelah sholat jumat kita masuk ke objek wisatanya, dengan bayar 20.000 rupiah dan itu sudah termasuk 4 objek wisata berupa Kawah, Candi, Teater, dan Telaga Warna. The most beautiful sih telaga warna ya.
Beli gorengan - Telaga Warna - Ipin Indor di Telaga Warna
Maaf, foto-foto kawahnya belum sempat dimasukkan, akupun tak paham mengapa beberapa foto filenya korup dan tidak bisa dibuka. Sedih, tapi nggak papa. Aku beli carica disana, itu makanan khas Dieng dan harganya satu karton sekitar 50.000 hehehehehehe enak dan lumayan lah.
Habis puas jalan di Dieng, kita turun ke Wonosobo dan makan Mie Ongklong yang aneh banget dari jenis mie nya dan kuahnya, ditambah lagi pake lauk sate. Pokoknya enak. Siang itu kita pesen 3 porsi mie ongklok dan satu porsi sate buat lauk, terus minumnya es teh 3 dan menghabiskan dana 39.000 wowowowowowow. Dan setelah puas makan, kita istirahat di Alun-Alun Wonosobo, menikmati sore sambil liat pemuda setempat yang jalan jalan dan dolan sambil kongow. Suasananya enak banget disana loh eh sumpah. Sampai akhirnya tiba kita harus pulang, dan pulanglah kita, Dari sana jam 4 sore kita ke Jogja via Temanggung sampai Jogja jam 8 soalnya emang melambat dan mampir dikit ambil ini itu hehe santai kan kita jalannya. Barulah sampai di Jogja aku makan Indomie di rumah.

Hai
Ihihihihks, udah balik Indornya dan pada belum patungan bensin sama makan. Kutunggu ya patungannya :)) Terimakasih buat cerita perjalanan yang singkat dan emosional, see you when I see you again. 


Komentar

  1. HUAAAA Adi. Makasih info dalam postingmu! :D
    Liburan ini aku juga mau ke Puthuk Setumbu. Doain ngga nyasar ya haha. Rame nggak, Di? Itu tarif 15000 per kendaraan atau per orang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu perorang Bar, kalau mobil parkir 5000 kalau motor kena 3000 wkwk selamat mencoba yaaa

      Hapus
    2. Kemarin kamu ngepas-in cuacanya biar ngga pas hujan gmn Di?

      Hapus
  2. Kalau pagi ini nggak hujan, besoknya nggak hujan biasanya. Mungkin mendung, tapi tetep keliatan. Kemarin mendung sih, jadi ga ketok banget mataharinya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer